Rangkuman bab 2

 📘 Teks Prosedur


1. Pengertian


Teks prosedur adalah teks yang berisi tujuan dan langkah-langkah sistematis untuk melakukan atau membuat sesuatu.

Tujuan utamanya adalah memberikan petunjuk praktis agar pembaca dapat mengikuti instruksi dengan benar dan memperoleh hasil yang diharapkan.


Contoh:


Cara membuat teh hangat


Langkah menggunakan setrika listrik


Tata cara melakukan gerakan pemanasan sebelum olahraga




---


2. Fungsi Teks Prosedur


Menjelaskan urutan langkah agar sesuatu dapat dikerjakan dengan mudah.


Memberikan informasi praktis yang bisa langsung dipraktikkan.


Membantu pembaca menghindari kesalahan dalam melakukan kegiatan.


Mempermudah pembaca dalam memahami cara penggunaan, pembuatan, atau pelaksanaan suatu hal.




---


3. Ciri-ciri Teks Prosedur


1. Menggunakan kalimat perintah (imperatif), misalnya: Masukkan air ke dalam panci!



2. Menggunakan kata kerja aktif, seperti ambil, potong, rebus, tekan, periksa.



3. Menggunakan konjungsi pengurut, contohnya: kemudian, setelah itu, selanjutnya, terakhir.



4. Menggunakan keterangan yang jelas, misalnya keterangan waktu (5 menit, setiap hari), tempat (di dapur, di halaman), atau cara (secara perlahan, hati-hati).



5. Ditulis secara berurutan dan sistematis (biasanya menggunakan angka 1,2,3, atau tanda urut lainnya).





---


4. Jenis-jenis Teks Prosedur


1. Teks Prosedur Penggunaan

Berisi langkah menggunakan suatu alat.

Contoh: cara mengoperasikan blender, cara memakai masker.



2. Teks Prosedur Pembuatan

Berisi langkah membuat sesuatu dari bahan-bahan tertentu.

Contoh: cara membuat kue bolu, cara menanam bunga.



3. Teks Prosedur Kegiatan

Berisi langkah melakukan suatu aktivitas.

Contoh: cara menari tradisional, cara melakukan push-up dengan benar.





---


5. Struktur Teks Prosedur


1. Tujuan → menjelaskan maksud kegiatan (misalnya: “Cara membuat nasi goreng”).



2. Alat/Bahan → berisi daftar bahan atau alat yang diperlukan (jika ada).



3. Langkah-langkah → urutan tindakan yang harus dilakukan dari awal hingga akhir.



4. Penutup → bisa berupa hasil yang diharapkan atau saran tambahan.





---


6. Kaidah Kebahasaan


Kata kerja imperatif → rebuslah, tambahkan, jangan lupa.


Kata penghubung → setelah itu, lalu, kemudian, terakhir.


Kata teknis → sesuai dengan bidang tertentu (oven, blender, fermentasi).


Kata bilangan → pertama, kedua, ketiga.


Kalimat sederhana dan jelas agar mudah dipahami.




---


7. Catatan tentang Penyerapannya


Dalam bahasa Indonesia, ada banyak kata dalam teks prosedur yang merupakan serapan dari bahasa asing, terutama pada bidang teknologi dan kuliner.


Diserap langsung → kata tetap sama, misalnya internet, modem.


Mengalami perubahan bunyi → misalnya philosophy → filsafat.


Mengalami perubahan ejaan/tulisan → cake → kue, sauce → saus.


Mengalami perubahan makna → mouse (dulu berarti hewan tikus, tapi dalam prosedur komputer artinya perangkat keras).


Komentar

Postingan Populer